Jumat, 09 Maret 2012

Sengon Laut

Sengon laut merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan. Itulah mengapa, tanaman ini banyak dipilih sebagai tanaman hutan budidaya masyarakat karena memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.
Sengon laut ini juga dipilih lantaran memiliki pertumbuhan yang sangat cepat. Untuk mencapai ketinggian 7 meter, hanya dibutuhkan waktu satu tahun. Sehingga tanaman ini dipercaya sebagai salah satu tanaman dengan pertumbuhan paling cepat di dunia.
Di beberapa tempat, nama sengon laut ini dikenal pula dengan nama Sika atau Selawaku (Maluku) Bae, bai, wai, wahogon (Papua) batai (Malaysia) Kalbi, albasiah atau albise (Jawa).  Sedangkan dalam bahasa ilmiahnya, sengon laut disebut Paraserianthes falcataria yang masih menjadi anggota suku Fabaceae.
Ciri pohon sengon laut adalah mampu mencapai ketinggian 40 meter dengan diameter 100 cm bahkan lebih. Batang utama cenderung lurus dan berbentuk silindris dengan tinggi bebas cabang sekitar 20 m. Bagian kayu teras sengon laut ini warnanya hampir putih atau coklat muda.
Permukaan kayu sengon laut ini cenderung licin serta mengkilap dengan tekstur kasar merata. Apabila kayu masih segar, akan menyerupai bau petai yang semakin menghilang bila kayu sudah mengering.
Kayu sengon laut dikategorikan dalam kelas kuat IV-V, sementara untuk keawetannya masuk dalam kelompok IV-V. Artinya, kayu ini tidak memiliki ketahanan menahan beban yang cukup kuat dan keawetannya pun sekitar 20-30 tahun saja. Berat jenis kayu sengon laut ini berkisar 0,33 sehingga cukup mudah untuk diawetkan serta dikeringkan. Untuk papan dengan ketebalan 2,5 cm, dengan kadar air 20% dibutuhkan waktu kurang lebih 33 hari untuk pengeringan secara alami.

Manfaat Sengon Laut
Nilai ekonomi kayu sengon laut sangatlah tinggi. Hal ini terkait dengan banyaknya pemanfaatan kayu tersebut untuk berbagai kebutuhan masyarakat. Di daerah Jawa Barat misalnya, kayu sengon aut banyak dimanfaatkan untuk beberapa bagian rumah seperti pembuatan papan kasau, balok tiang atau juga sebagai kusen jendela dan pintu. Di kawasan Indonesia timur, beberapa suku masyarakat menggunakan kayu sengon laut untuk bahan pembuat perisai. Hal ini karena papan dari kayu sengon laut memiliki tipikal yang ringan, liat namun sulit untuk ditembus.
Di era modern,kayu sengon laut banyak dimanfaatkan untuk bahan pembuatan papan, peti pengemas, veneer kayu lapis, bubur kayu untuk pembuatan kertas, papan serat, papan partikel, papan lapis, korek api serta pembuatan alas kaki. Untuk bagian kayu sengon yang tidak bisa diolah karena ukurannya yang terlalu kecil, bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembakaran.

Prospek Sengon Laut
Dengan adanya manfaat kayu sengon laut yang sangat beragam inilah, menjadi sebuah nilai lebih yang sangat menjanjikan dalam usaha penanaman sengon laut. Sebab, sengon laut merupakan jenis tanaman yang bisa dibudidayakan dan termasuk salah satu jenis tanaman hutan rakyat.
Apalagi, dengan adanya peraturan pemerintah yang semakin memperketat proses penebangan kayu hutan alam, menjadikan sektor industri akan melirik kayu dari hutan rakyat sebagai bahan baku industri mereka. Kayu sengon laut termasuk salah satu jenis tanaman yang banyak dipilih karena memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan sektor industri tersebut.
Prospek masyarakat yang menanam sengon laut juga semakin terbuka dengan adanya kelebihan yang dimiliki oleh tanaman tersebut. Dengan proses pertumbuhannya yang cepat, akan mempersingkat pula masa panen tanaman tersebut. Sehingga, masyarakat yang menanam sengon laut tersebut akan semakin cepat memetik hasil dari usaha mereka tersebut. Inilah yang merupakan nilai tambah dari proses penanaman sengon laut di masa mendatang.